Rabu, 26 Juli 2023

Robert Mendelsohn Lili Marleen

Robert Mendelsohn: Mengungkap Kisah di Balik Lagu ‘Lili Marleen’

‘Lili Marleen’ adalah sebuah lagu yang terkenal pada masa Perang Dunia II. Lagu ini menceritakan kisah seorang prajurit yang merindukan kekasihnya saat berada di medan perang. Di balik melodi yang indah dan lirik yang menyentuh hati, ada kisah menarik tentang penulis lagu asli, Robert Mendelsohn, yang menjadi salah satu ikon musik pada masa perang tersebut.

Robert Mendelsohn, seorang musisi Jerman, lahir pada tanggal 22 Januari 1901 di Frankfurt. Ia belajar musik klasik di akademi musik di Munich dan kemudian pindah ke Berlin. Di Berlin, Mendelsohn bekerja sebagai pianis, penulis lagu, dan komponis, serta menjadi anggota dari kelompok seniman avant-garde pada awal tahun 1920-an. Namun, kariernya sebagai musisi tidak berjalan mulus, dan ia menghadapi kesulitan keuangan yang membuatnya harus mencari pekerjaan tambahan.

Pada tahun 1937, Robert Mendelsohn ditangkap oleh rezim Nazi karena keturunan Yahudi. Ia diinterogasi dan dipenjarakan selama beberapa bulan, tetapi kemudian dibebaskan karena intervensi dari teman-temannya yang berpengaruh. Meskipun demikian, ia dilarang untuk bekerja sebagai musisi profesional dan dilarang tampil di depan umum. Kendati demikian, Mendelsohn terus melanjutkan aktivitas musiknya secara diam-diam, termasuk menulis lagu-lagu yang menjadi semacam protes terhadap rezim Nazi.

Pada tahun 1939, Robert Mendelsohn menulis lagu ‘Lili Marleen’ berdasarkan puisi karya penyair Jerman, Hans Leip. Lagu ini awalnya dinyanyikan oleh seorang penyanyi cabaret bernama Lale Andersen. Lagu ini menjadi sangat populer di kalangan tentara Jerman dan sekutu selama Perang Dunia II. Melalui siaran radio, ‘Lili Marleen’ dikirim ke medan perang di seluruh Eropa, dan menjadi lagu favorit bagi banyak prajurit di kedua belah pihak konflik.

‘Lili Marleen’ menjadi semacam lagu cinta universal yang merangkum perasaan rindu dan kesepian para prajurit yang berperang di medan tempur. Meskipun lirik lagu ini tidak secara eksplisit mengacu pada perang atau politik, tetapi banyak prajurit yang merasa terhibur dan menghibur dengan melantunkan lagu ini di tengah-tengah ketegangan dan trauma perang.

Namun, keberhasilan ‘Lili Marleen’ tidak sepenuhnya tanpa kontroversi. Pada tahun 1941, pemerintah Jerman di bawah pimpinan Hitler memutuskan untuk melarang penyiaran lagu ini, menganggapnya sebagai lagu yang ‘tidak patriotik’ dan berpotensi merusak semangat perang di antara pasukan Jerman. Larangan ini memaksa Lale Andersen untuk berhenti meny